YAPC HARUS MENJADI AJANG EVALUASI & PERERAT PERSAHABATAN

KOTA CILEGON.- Kepala Markas PMI Kota Cilegon, Nurwarta Wiguna menegaskan agar event Youth Action Professional a Competition (YAPC) yang diselenggarakan Unit Palang Merah Remaja (PMR) SMAN 2 Krakatau Steel (Smandaks) Kota Cilegon bisa menjadi ajang evaluasi penerapan 7 (tujuh) materi PMR dan pererat persahabatan. Hal itu ditegaskan Nurwarta saat bersilaturahim ke Unit PMR Smandaks, Jumat (13/01/2023) didamping Staf Bidang Relawan & Penanggulangan Bencana, Alim dan Bidang Pendidikan & Pelatihan, Ade Syaifullah.

“Kami sangat mengapresiasi kepada jajaran Pengurus Unit PMR, khususnya yang telah konsisten menggelar event tahunan ini. Semoga acara YAPC ini bisa menjadi ajang evaluasi dan persahabatan, disamping untuk menguji pengetahuan dan keterampilan ke-PMR-an,” katanya.

Selanjutnya, Kepala Markas menyerahkan surat rekomendasi penyelenggaraan YAPC yang rencananya akan digelar pada pertengahan Februari 2023 tersebut kepada Pembina PMR Smandaks, Turidi didampingi Pelatih, Yudi Prasetyo. Acara kemudian diisi dengan sosialisasi aplikasi Media Belajar Digital PMI atau Humanis kepada Pengurus dan anggota PMR Smandaks.

“Aplikasi Humanis ini merupakan media untuk mendapatkan pengetahuan dasar tentang kepalangmerahan dengan tujuan para anggota & pengurus PMR, terutama yang baru bergabung dapat mengetahui, memahami dan kemudian mencintai PMI dengan membaca materi dalam bentuk tulisan maupun tayangan video. Selanjutnya, mereka bisa mengasah daya ingatnya dengan mengikuti kuis yang sudah disediakan pada aplikasi ini. Yang meraih nilai/poin paling kecil 80 akan langsung mendapatkan sertifikat yang dikeluarkan oleh Badan Pendidikan & Pelatihan (Badiklat) PMI Pusat,” katanya.

Selain itu, Nurwarta juga mendorong agar Smandaks siap untuk membentuk Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) yang telah menjadi Program Unggulan 2022-2026 PMI Kota Cilegon yang akan dikerjasamakan dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Cilegon dan Disdik Provinsi Banten maupun Kementerian Agama Kota Cilegon. “SPAB mendorng sekolah untuk meningkatkan kapasitasnya dalam menghadapi bencana, juga untuk mengembangkan pendidikan karakter bagi pesera didik. PMI Cilegon telah menjalin komunikasi dan koordinasi dengan pihak terkait, agar tahun ini hingga 2026, untuk membentuk SPAB di tingkat sekolah dasar sampai menengah. Semoga program ini bisa terealisasi dengan baik dan lancar. Tahun 2022, baru satu sekolah yakni SMPN 6 Kota Cilegon yang sudah membentuk SPAB,” imbuhnya.

Pembina PMR Smandaks, Turidi menyampaikan terima kasih kepada Pengurus PMI Kota Cilegon yang terus mendukung event YAPC. Dalam kesempatan itu, Turidi yang baru beberapa bulan menjabat sebagai Pembina PMR mengapresiasi juga kepada PMI Pusat, khususnya Badiklat yang telah meluncurkan aplikasi Humanis. “Aplikasi ini sangat bermanfaat bagi saya selaku pembina, pelatih dan juga pengurus serta anggota PMR untuk mendapatkan pengetahuan dasar tentang kepalangmerahan yang bisa diakses melalui telepon seluler. Jadi anak, kapanpun dan dimanapun bisa mempelajarinya,” ungkapnya.

Senada dengan pembinanya, Ketua Pelaksana YAPC Ragil Mukhlishani juga menyampaikan terima kasih atas sosialisasi Humanis oleh Kepala Markas PMI Kota Cilegon. “Kami mohon terus dibimbing ya Pak, agar harapan PMI ingin menjadikan anggota PMR sebagai relawan masa depan yang berkarakter kemanusiaan, peduli sesama dan kompeten bisa tercapai,” ucapnya.***