• Sejarah Singkat
  • Visi & Misi
  • Tujuan Strategis
  • Program

TERBENTUKNYA Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Cilegon seiring dengan proses perjalanan pembentukan Kotamadya Cilegon. Sekitar tahun 1998 Relawan PMI asal Cilegon yang saat itu adalah anggota KSR-TSR PMI Kabupaten Serang membentuk Panitia Persiapan Pembentukan PMI Cabang Kota Cilegon (P3PMI KC). Pada 26 Agustus 2000, diadakan Musyawarah Cabang (Muscab) sekaligus terpilihnya Pengurus PMI Cabang Kota Cilegon yang difasilitasi oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon.

Setelah Muscab, yakni pada 8 September 2000, PMI Daerah Jawa Barat (Banten waktu itu belum jadi Provinsi) mengeluarkan Surat Keputusan (SK) Pembentukan PMI Cabang Kota Cilegon No. 106/S.KP/PD/PC/Peng/2000 dan SK Pengesahkan Pengurus PMI Cabang Kota Cilegon periode 2000-2005 No.107/S.KP/PD/PC/Peng/2000 yang saat itu diketuai H. Rusli Ridwan (Sekda Pemkot Cilegon). Pada 29 September 2000, PMI Pusat mengeluarkan SK Nomor 024/Kep-CB/PP/Peng/2000 tentang Pengukuhan berdirinya PMI Cabang Kota Cilegon.

Perubahan status Banten menjadi Provinsi terpisah dari Jawa Barat yakni pada tanggal 4 Oktober 2000 melahirkan PMI Daerah Banten, ditandai dengan dikeluarkannya Surat Keputusan (SK) No.064/Kep/PCD/ PP/Peng/2001 tentang Pembentukan Pengurus Sementara PMI Daerah Banten tanggal 17 Maret 2003. Setelah resmi terbentuk, PMI Daerah Banten kemudian mengeluarkan SK No.033/PD/BTN/Adum/III/2003 tentang Pengesahan Pengurus PMI Cabang Kota Cilegon Masa Bakti 2000-2005.

VISI :

Terwujudnya PMI yang Profesional, Berintegritas dan Bergerak bersama Masyarakat

MISI :

MEMELIHARA reputasi organisasi PMI di tingkat nasional maupun internasional;

MENJADI organisasi kemanusiaan terdepan yang memberikan layanan berkualitas kepada masyarakat sesuai dengan Prinsip Dasar Gerakan Internasional Palang Merah dan Bulan Sabit Merah;

MENINGKATKAN integritas dan kemandirian organisasi melalui kerjasama strategis yang berkesinambungan dengan pemerintah, swasta, mitra gerakan, masyarakat dan pemangku kepentingan lainnya di semua tingkatan PMI dengan mengutamakan keberpihakan kepada masyarakat yang memerlukan bantuan.

TUJUAN STRATEGIS 2019-2024

MEMELIHARA reputasi dan meningkatkan akuntabilitas PMI sebagai organisasi kemanusiaan di tingkat nasional maupun internasional;

MENINGKATKAN ketersediaan darah yang aman, mudah dijangkau dan berkualitas di seluruh Indonesia;

MENINGKATKAN rekrutmen dan pembinaan Relawan sebagai tulang punggung layanan kemanusiaan PMI, baik secara kualitas maupun kuantitas;

MENINGKATKAN mutu dan jangkauan pelayanan penanggulangan bencana, krisis kesehatan dan krisis kemanusiaan lainnya, melalui penguatan unit-unit pelayanan PMI di semua tingkatan dan pengembangan potensi sumber daya masyarakat;

MEWUJUDKAN PMI yang berfungsi baik, dengan kepemimpinan yang kolektif-kolegial dan berpedoman kuat pada Prinsip-Prinsip Dasar Gerakan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah dengan tatakelola organisasi dan Markas yang sinergis dalam pelaksanaan kegiatan, peraturan organisasi, sistem dan prosedur yang berlaku;

MENINGKATKAN kapasitas PMI di semua tingkatan dalam mengelola infrastruktur material dasar (sarana-prasarana) untuk mendukung kegiatan operasional dan pelayanan;

MENINGKATKAN kemandirian organisasi PMI secara berkesinambungan melalui kerjasama strategis di semua tingkatan dan inisiatif Pengembangan Sumber Daya yang inovatif.

PROGRAM :

1. Pengembangan Organisasi;

2. Peningkatan Sumber Daya Manusia;

3. Pengembangan Sarana & Prasarana;

4. Pelayanan Masyarakat;

5. Kemitraan Strategis;

6. Penyebarluasan Informasi Kepalangmerahan;

 

X